Harga tidak diketahui sampai tengkulak menyebut
Petani baru tahu harga setelah panen di tangan. Posisi tawar habis sebelum mulai. Jawaban: papan harga acuan yang bisa dibuka siapa pun sebelum bernegosiasi.
Selama ini petani berjalan sendiri: harga ditentukan orang lain, modal dihitung di belakang. Di sini harga komoditas terbuka, biaya usaha bisa dihitung sendiri, dan koperasi desa terdekat bisa ditemukan — semuanya dari data koperasi yang benar-benar berjalan.
Bukan soal malas atau kurang ilmu — tapi informasi yang tidak pernah sampai ke tangan petani.
Petani baru tahu harga setelah panen di tangan. Posisi tawar habis sebelum mulai. Jawaban: papan harga acuan yang bisa dibuka siapa pun sebelum bernegosiasi.
Benih, pupuk, tenaga kerja, sewa — dijumlah di belakang, bukan di depan. Jawaban: kalkulator untung yang menghitung biaya, BEP, dan margin sebelum menanam.
Koperasi desa merah putih berdiri di banyak desa, tapi tidak semua petani tahu siapa yang bisa dihubungi. Jawaban: direktori koperasi yang bisa dicari per desa dan provinsi.
Harga dan kalkulator membantu Anda membaca keadaan. Bagian ini membuat petani saling menolong langsung: hasil panen dijual ke tetangga, alat disewakan, dan pertanyaan dijawab yang sudah pernah gagal duluan.
Papan baru dibuka — belum ada tayangan. Panen yang lewat pesanan tidak perlu dibuang; alat yang menganggur bisa dipakai tetangga. Tanpa akun, tanpa potongan.
Buka papan →1 pertanyaan terbuka. Hama yang datang malam ini dijawab petani yang sudah pernah mengalaminya, bukan hanya menunggu penyuluh datang.
Lihat pertanyaan →Papan harga memuat acuan katalog. Halaman harga nyata memuat angka transaksi: berapa koperasi membeli dari petani dan berapa menjualnya kembali.
Bandingkan harga →Harga yang dicatat koperasi desa saat barang masuk etalase mereka. Bukan harga pasar nasional — justru itu gunanya: angka yang dekat dengan petani.
| Komoditas | Satuan | Harga acuan |
|---|---|---|
| Bawang Bombay | KG | Rp 26.000 |
| Bawang Daun | KG | Rp 12.000 |
| Bawang Merah | KG | Rp 28.000 |
| Bawang Putih | KG | Rp 30.000 |
| Bayam Hijau | IKAT | Rp 2.500 |
| Buncis | KG | Rp 11.000 |
18 koperasi aktif tersebar di 6 provinsi — 1 koperasi lain belum diisi wilayahnya ; total 38 provinsi sudah punya titik desa terpetakan. Kabupaten di bawah dihitung dari titik desa terpetakan — termasuk yang koperasinya belum terhubung, supaya terlihat persis di mana yang masih kosong.